Aduh konco2.. kalian ngerasa gak sih akhir2 ini Anginn kenceng buangettt di jakarta dan sekitarnya..
sampai ngerasa angin nya gak lazim..(lebey, hehehe)
Nah ane search2 deh, apa sih yang menyebabkan itu semua.. dan akhirnya ketemu deh tuh penyebabnya.. cekkk yaaa, kalau ada yang kurang2 tambahin aja..hehehe Makasih!
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---
Bibit badai tropis di Teluk Carpentaria
mempengaruhi terbentuknya pumpunan angin yang memanjang dari Laut Jawa
hingga Laut Arafura sehingga berpotensi menimbulkan hujan dan angin
kencang di sejumlah daerah di Indonesia. "Fenomena yang terjadi
belakangan ini seperti hujan dan angin kencang karena adanya pumpunan
angin yang memanjang dari Laut Jawa dan Laut Arafura dan ada bibit badai
tropis di Teluk Carpentaria, akibatnya cuaca cukup signifikan," kata
Kepala Subbidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
(BMKG) Hari Tirto Jatmiko.
Teluk Carpentaria merupakan teluk terbesar, laut terdangkal tertutup
di Australia utara dan membatasi di bagian utara Laut Arafura. Awan-awan
hujan berpotensi tumbuh di Sumatera bagian Selatan, sebagian besar
Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian Utara, Sulawesi bagian
Selatan, Maluku Tengah dan Tenggara serta disebagian besar Papua.
Pantauan
BMKG akibat pengaruh kondisi tersebut hujan dengan intensitas lebat
berpotensi di Lampung, Bengkulu, Kalimantan Timur bagian utara,
Kalimantan Barat bagian selatan dan Kalimantan Tengah bagian selatan.
Selain itu, di Kalimantan Selatan bagian selatan, Sulawesi Selatan,
Sulawesi Tenggara, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, pantai selatan Papua
Tengah, pantai selatan Papua Timur, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan
Nusa Tenggara Timur.
Bibit badai tropis tersebut juga menimbulkan
efek tingginya gelombang laut mencapai 2-3 meter pada 19-20 Maret 2012
di Perairan Bengkulu, Laut Sawu, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Laut
Sumbawa, Perairan Kepuluan Wakatobi, Perairan Kepulauan Sermata, Laut
Banda bagian utara, Perairan Bitung-Manado, Perairan Kepulauan Sangihe
dan Kepulauan Talaud.
Selanjutnya di Laut Maluku bagian utara,
perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Laut Seram bagian barat,
Perairan Kepulauan Raja Ampat- Sorong, Teluk Cenderawasih, Perairan
Biak, Perairan Jayapura-Sarmi.
Peringatan dini juga dikeluarkan BMKG terkait tinggi gelombang hingga
2-3 meter pada 18-20 Maret 2012 WIB di Perairan Bengkulu, selatan
Kalimantan, Laut Jawa bagian tengah, Perairan Kepulauan Karimun Jawa,
Bawean dan Kepulauan Kangean.
Gelombang laut setinggi 3-4 meter juga diperkirakan terjadi di Laut
Bali, Laut Sumbawa, Laut Sawu, Laut Timor, perairan utara Sulawesi
Utara-Bitung, Perairan Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud, laut
Maluku, laut Halmahera, perairan utara Halmahera, perairan Kepulauan
Sula, laut Buru dan Laut Seram, perairan Sorong, Teluk Cenderawasih,
perairan utara Papua bagian tengah dan timur serta perairan selatan
Pulau Buru dan selatan Ambon.
Sedangkan gelombang laut setinggi 3-4 meter juga terjadi di perairan
barat Lampung, Selatn Sunda bagian selatan, laut Jawa bagian timur, laut
Flores, perairan Sulawesi Selatan, laut Banda bagian selatan. "Kondisi
gelombang tinggi ini yang menyebabkan penyeberangan di Pelabuhan
Merak-Bakauheni terganggu," tambah Hari.



18.04
Admin Angel Nuskin
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar